Kamis, 25 Februari 2010

soal uas filsafat


1. menurut descartes untuk sampai kpd sebuah kenenaran yg clear aand distinct kita hrs meragukan scra metodis segala hal hingga menemukan satu hal yg psti yaitu cagito ergo sum.
    a. apa yg dimaksud dengan keraguan metodis descartes ?
    b. apa yg dmksd dngn cagito ergo sum?
    c.
mengapa descartes menetapkan akal sebgai standar kebenaran dan apa alasannya dia meragukan indra?
    d.
apakah yg dimksd dngn innate ideas dan apa saja yg termasuk kedalamnya ?
    e. apakah descartes mempercayai tuhan dan apakah Tuhan termasuk wilayah rasional ?

2. david hume adalah tokoh empirisme . dia berpendapat bahwa segala sesuatu itu harus bisa dikembalikan kpda indra.
    a. apa yg dimaksud dengan empirisme ?
    b. mengapa david hume menyatakan bahwa pengalaman atau indra sebagai satu - satunya standar kebenaran ?
    c. bagaimana hume memandang hukum kausalitas ?
    d. bagaimana hume memandang agama ?

3. coba jelaskan menurut anda teori dialetika hegel ?

4. kant diaggap melakukan revolusi compernican di dlm filsafat  barat karena membalikan arah filsafat dari ontology ke arah epistemologi.
    a. revolusi apa yg dilakukan oleh kant?
    b. mengapa terkadang filsafat kantian dsbt deb filsafat kritisme ?
    c. kant diaggap mendamaikan antara rasionalis dan empirisme. langkah apa yg dilakukan oleh kant ?
    d. apa yg dimaksud dngn fenomena dan naumena ?mengapa kita hanya bisa menangkap fenomena ?
    e. apa yg dimaksud dngn otonomi dan heteronomi moral ?

5. nietzche adl tokoh filsafat eksistensialisme ateis.
    a. jelaskan knp nietzche samapai mengemukakan god is death ?
    b. kerena tuhan sudah mati, dan semua nilai absolute ( sains dan filsafat ) sdh roboh maka kita hrs melakukan transvaluasi nilai. apa yg dmksd  dngn             transvaluasi nilai ?
    c. inti manusia adl kehendak untuk berkuasa ( will ti power ).  apa yg dmksd  dngn ungkapan itu ?
    d. bgmna pandangan nietzche terhadap agama ?
    e. jelaskan konsep ubermans ( manusia super ) nietzche ?

Nama :  Bayu Khaerudin
Semester : I (satu)
Jawaban UAS Filsafat Umum
1. a. Keraguan menurut Descartes adalah metode yang ia gunakan untuk berfilsafat, sebab segala pengetahuan itu harus diragukan agar dapat diterima oleh akal secara logis, termasuk kebenaran pun oleh Descartes harus diragukan.
b. cogito ergo sum artinya saya berfikir jadi saya ada. Descartes mengartikannya sebagai kebenaran yang tidak dapat disangkal meski usaha untuk menyangkalnya begitu besar, sebab kebenaran ini dimengerti olehnya dan ia sudah memilah – milih untuk menentukan kebenaran.
c. bagi Descartes indra itu menupi kita. Apa yang kita lihat tidak sesuai dengan apa yang sudah dibenarkan. seperti : batang kayu yang lurus jika dicelupkan ke dalam gelas yang berisi air, maka batang kayu yang lurus itu menjadi bengkok. kemudian apa yang kita lihat dalam mimpi, kita merasakan hal yang nyata namun itu adalah khayalan atau ilusi. Oleh sebab itu sesuatu yang tidak sesuai dengan akal tidak ia percayai ( dia meragukan kebenaran ).
d. innate ideas ( ide bawaah ) terdiri dari 3 :
pemikiran pada hakikatnya adalah saya. saya harus memahami diri saya sebagai mahlik yang berfikir.
Allah menurut Descartes adalah Tuha. saya terlahir sebagai mahlik yang memiliki idea sempurna. maka dari itu, harus ada yang menciptakan yaitu Tuhan.
Keluasan. keluasan adalah materi yang tidak lain yang kita pelajari dalam ilmu ukur ( pasti ).
e. Descartes tidak mempercayai Tuhan, sebab menurut dia Tuhan itu akan menipu saya. menurut dia Tuhan itu tidk dapat dibuktikan keneradaanya sehingga kebenarannya tidak logis. yang ia percayai ialah pemikiran dan materi yang hakikatnya keluasan


2. a. Empirisme adalah aliran yang dianut oleh beberapa orang, salah satunya adalah David hume yang menyatakan bahwa ilmu pengetahuan itu berasal dari pengalaman. Aliran ini menganggap indralah ssebagai penangkap ilmu pengetahuanbukan akal sebagai penangkap ilmu pengetahuan. karena akal itu seperti kertas kosong yang akan diisi oleh pengalaman.
2. b. Karena pengetahuan itu datangnya dari pengalaman. sebab ilmu itu harus dialami terlebih dahulu kemudian ilmu itu disimpan dalam akal. seperti yang telah disinggung sebelumnya akal itu seperti kertas kosong yang, lalu dengan pengalaman kertas kosong itu diisi sedikit demi sedikit dengan pengalaman.
c. kausalitas ( hubungan sebab akibat ). Hume memandang sebagai objek kritisnya. karena Hume tidak menerima subtansi. jadi setiap subjek yang ia kritik adalah suatu pengalaman dari sebab akibat, dan ia menyingkirkan subtansi dari teori empirisnya.
d. Hume menyingkirkan agama sebab agama itu tidak berperan, dan Tuhan itu sifatnya diluar indra. Maka dari itu keberadaan Tuhan tidak dapat dibuktikan oleh indra.
3. Dialetika yang dimaksud Hegel adalah perubahan – perubahan yang berlangsung melalui tahap tesis, antitesis dan sintesis. misal : seseorang berpendapat, kemudian pendapatnya ada yang menyangkal, maka pendapat yang disangkal itu sifatnya tesis dan yang menyangkal sifatnya antitesis. dari kedua hal tersubut lahirlah sintesis. namun sintesis ini dapat menjadi tesis lagi dan hal ini terus berulang – ulang.


4. a. Kant menggabungkan teori empirisme dengan teori rasionalisme. ia menjadikan kedua teori tersebut untuk mendapatkan kebenaran, bukan dari empiris saja namun dari rasionalis juga.
b. hal ini disebabkan Kant menjadikan objek pengenalan itu berpusat pada subjek bukan pada objek itu sendiri, kemudian kant menggunakan metode aposteriori dan apriori dalam memperoleh pengetahuan.
c. penggabungan antara empirisme dan rasionalisme oleh Kant dapat diterima karena : indra hanya mengetahui yang tampak saja, akan tetapi indra terbatas. akal lebih canggih dari pada indra karena akal dapat mencapai konsepsi. akan tetapi akal pun terbatas. disinilah ia menambahkan peranan moral. moral menurut Kant adalah memberikan perintah yang benar, sebab moral itu merupakan kebenaran yang universal yang berasal dari hati nurani.
d. fenomena adalah sesuatu yang memperlihatkan dirinya sendiri dengan cara memperlihatkan dirinya sendiri pada dirinya. dan mengapa kita hanya dapat menangkap fenomena, karena fenomena itu dapat kita peroleh melalui indra dan fenomena itu dapat datang pada subjek ( kita ). kemudian membuka dirinya pada subjek dan menyebabkan subjek itu dapat membuka dirinya pada fenomena. Noumena adalah sesuatu yang tidak menampakan dirinya pada subjek, sehingga subjek tidak bisa membuka dirinya pada noumena.
e. otonomi adalah sikap yang didasarkan pada suara hati. sementara heteronomi moral adalah sikap moral yang hanya patuh pada peraturan baik itu dari pribadinya sendiri maupun dari luar pribadinya.


5. a. God is death adalah ungkapan dari Nietzche yang menyatakan sebenarnya Tuhan itu tidak ada, namun manusia itu sendiri yang mengadakannya. Dan segala yang dilakukan oleh manusia tidak ada hubungannya dengan Tuhan. Apa yang dicapai oleh manusia merupakan usaha dari manusia itu sendiri bukan dari Tuhan, sebab Tuhan itu sudah mati sehingga tidak dapat memberikan apapun bagi manusia.
b. Transvaluasi adalah istilah yang digunakan oleh Nietzche untuk mereinterpretasi secara radikal terhadap moral yang sederhana, kemudian dengan konsepsi lazim, kita dapat menilai baik atau buruk ataupun biasa saja mengenai prilaku manusia. karena dalam hal ini kita meniadakan Tuhan, yang ada adalah manusia sebagai Tuhan.
c. Will to power yaitu manusia merupakan Tuhan bagi dia sendiri sebagai penguasa. Manusia bebas menentukan jalan hidupnya, karena Tuhan tidak dapat memberikan sesuatu kepada manusia. apa yang diperoleh manusia itu merupakan hasil dari usahanya sendiri.
d, Nietzche tidak mempercayai Tuhan maka dari itu ia adalah seorang yang menganut atheis.
e. konsep manusia super adalah manusia yang memiliki kehendak sendiri untuk berkuasa dan bebas menentukan jalan hidupnya sendiri. Sebab Allah itu sudah mati,, dan manusia itu mengadakan Tuhan supaya manusia setia pada buminya. bagi Nietzche mencari jawaban pada yang transenden mengnai persoalan – persoalan manusia dan dunia, bagi dia orang yang menganggap Tuhan itu adalah orang yang malas yang hanya mencari sesuatu tampa kesungguhan.


Sumber :
Buku filsafat umum
Kamus filsafat dan psikologi dari perpus UNJ


0 komentar:

Poskan Komentar

 

Karya Anak Bangsa Copyright © 2008 Black Brown Art Template by Ipiet's Blogger Template