Kamis, 31 Maret 2011

Jaringan komputer



KATA PENGANTAR

            Puji syukur kami panjatkan kepada Rida Illahi karena berkat Rahmat dan Karunia-Nya saya bisal menyelesaikan makalah yang telah diberikan oleh dosen kita. Tidak lupa juga saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Saya juga menyadari dalam pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu saya mohon saran dari para pembaca sekalian demi perbaikan makalah yang selanjutnya.
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang saling terhubung. Informasi dan data bergerak melalui sambungan kabel maupin nirkaber sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama - sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan.

Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua.
                                                                                          

Penyusun, 25 Januari 2011


R Muh Bayu K





DAFTAR ISI
BAB I  P E N D A H U L U A N
I.A Latar Belakang                                                                            
I.B Tujuan                                                                              
I.C Sistematika                                                                                  
BAB II P E M B A H A S A N
            II.A Topologi bintang
            II.B Topologi pohon
            II.C Topologi bus
            II.D Topoologi cincin
            II.E Topologi mesh
            II.F Topologi linear
BAB III P E N U T U P                                           
Daftar Pustaka                                               







BAB I
PENDAHULUAN
I.A Latar Belakang
Topologi merupakan suatu pola hubungan antara terminal dalam jaringan komputer. Pola ini sangat erat kaitannya dengan metode access dan media pengiriman yang digunakan. Topologi yang ada sangatlah tergantung dengan letak geofrapis dari masing-masing terminal, kualitas kontrol yang dibutuhkan dalam komunikasi ataupun penyampaian pesan, serta kecepatan dari pengiriman data.
I.B Tujuan
Adapun pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas kelompok/perorangan yang telah diberikan oleh Bpk Sandy Noris  mengenai topologi jaringan.
Sistematika
Untuk memudahkan pemahaman, maka kami menggunakan sitematika yang terdiri dari beberapa sub bab :
BAB I P E N D A H U L U A N
I.A Latar Belakang
I.B Tujuan
I.C Sistematika
BAB II PEMBAHASAN
II.A Topologi bintang
            II.B Topologi pohon
            II.C Topologi bus
            II.D Topoologi cincin
            II.E Topologi mesh
            II.F Topologi linear
BAB III PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA















BAB II
PEMBAHASAN
II.A Topologi bintang 
5-7dTopologi bintang adalah bentuk  topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah yang dihubumgkan ke setiap node  atau pengguna[1] melalui hub.
Bagaimana Jaringan Star Bekerja ? Setiap komputer dalam jaringan  bintang berkomunikasi dengan  central hub yang  mengirimkan kembali pesan ke semua komputer (dalam broadcast star network) atau hanya  ke komputer yang dituju (dalam switched star network)[2]. Hub dalam broadcast star network dapat menjadi aktif ataupun pasif. Active hub memperbaharui sinyal elektrik yang diterima  dan mengirimkannya ke semua komputer yang terhubung ke  hub. Jika kita menggunakan hub memiliki 32 port, dengan  seluruh  port terisi, maka  collision akan sering terjadi yang akan mengakibatkan kinerja  jaringan menurun. Untuk menghindari  hal tersebut kita bisa menggunakan  switch yang  memiliki kemampuan untuk menentukan jalur tujuan data. Active hub dan  switch membutuhkan tenaga listrik untuk menjalankannya. Pasisive hub, seperti wiring panel atau  blok  punch-down, hanya berfungsi sebagai titik koneksi (connection point) dan tidak  melakukan penguatan sinyal atau memperbaharui sinyal

Kelebihan :                                                                                 
·         Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan terminal  yang berhubungan.
·         Tingkat keamanannya termasuk tinggi.
·         Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
·         Penambahan dan pengurangan terminal dapat dilakukan dengan mudah.
Kekurangan :
·         Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
Penanganan :
·         Perlunya disiapkan node tengah cadangan.

http://teknik-informatika.com/images/jaringan-komputer/1015-prinsip-koneksi-topologi-tree.gifII.B Topologi Pohon
Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu.
Keungguluan :
·         Dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.
Kelemahan :
·         Apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif.
·         Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
  • Karena bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan.
  • Perlu suatu mekanisme untuk mengatur transmisi dari terminal terminal dalam jaringan.

II.C Topologi Bus
[topologi+bus.jpg]Pada topologi bus dua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel.
Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya[3]. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server seperti warnet, dimana salah satu komputer pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi.
Keunggulan :
·         pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
·         Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer.
·         Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
Kelemahan :
·         bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
·         Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.
·         Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya.

II.D Topologi cincin
[Topologi+Ring.jpg]Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan
Kelebihan:
·         Hemat kabel
·         Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data.
Kelemahan :
·         Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan.
·         Pengembangan jaringan lebih kaku
·         Sulit mendeteksi kerusakan
·         Dapat terjadi collision(dua paket data tercampur)
Penanganan :
·         Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus
http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRQ8hrzOWv37M-5x6IHgLbVSEPx1ggfxeRJ_9xJk8MtcqmzSpYhbQ
II.E Topologi Mesh
Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links). 1 (n-1, n = jumlah sentral). Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).
Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 = 10 kabel koneksi.

Kelebihan :
·         Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
·         Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
·         Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
·         Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.

Kekurangan :
·         Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.
·         Topologi ini selain kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya. 
·         Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
·         Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
·         Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.

Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, topologi mesh biasanya diimplementasikan pada komputer-komputer utama dimana masing-masing komputer utama tersebut membentuk jaringan tersendiri dengan topologi yang berbeda (hybrid network).

http://1.bp.blogspot.com/_E9PYOxdHL8E/TGTVykp0pjI/AAAAAAAAADI/wGd5UsGV1_w/s1600/topologi-bus.gifII.F Topologi linier
Topologi linier biasa disebut dengan topologi linier bus. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi (komputer) yang dihubungkan dengan konektor yang disebut dengan T Connector dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah terminator. Konektor yang digunakan bertipe BNC (British Naval Connector), sebenarnya BNC adalah nama konektor bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Coaxial Thinnet). Installasi dari topologi linier bus ini sangat sederhana dan murah tetapi maksimal terdiri dari 5-7 Komputer.
Tipe konektornya terdiri dari
1.      BNC Kabel konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.
2.      BNC T konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
3.      BNC Barrel konektor —> Untuk menyambung 2 kabel BNC.
4.      BNC Terminator —> Untuk menandai akhir dari topologi bus.
Keuntungan dan kerugian dari jaringan komputer dengan topologi linier bus adalah :
Keuntungan:
·         Hemat kabel, layout kabel sederhana, mudah dikembangkan.
·         Tidak butuh kendali pusat.
·         Penambahan maupun pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.
Kekurangan :
·         Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil.
·         Kepadatan lalu lintas tinggi.
·         Keamanan data kurang terjamin.
·         Kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah.
·         Diperlukan Repeater untuk jarak jauh.








BAB III
P E N U T U P
III.A Kesimpulan
Dari beberapa jenis topologi jaringan, yang banyak digunakan biasanya tipe pohon sebab dalam tipe ini tingkat kerusakan yang disebabkan tidak begitu besar, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bila ada bagian yang rusak bagian lain tidak akan terganggu sebab disetiap bagian satu sama lain dihubungkan oleh node yang berbeda.
















DAFTAR PUSTAKA
Networking Complete”, Sybex, 2000
Wikipedia.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Karya Anak Bangsa Copyright © 2008 Black Brown Art Template by Ipiet's Blogger Template